Mengenal Jenis Jenis Pajak

tax6Sebelumnya saya pernah membahas mengenai perbedaan antara Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) di sini, supaya lebih lengkap saya akan menjabarkan jenis jenis pajak yang diperlakukan di Republik ini.

  1. PPN (Pajak Pertambahan Nilai) Setiap kita berbelanja barang di toko ataupun supermarket, pasti dibawahnya akan tertera PPN (10%) dari harga barang yang kita beli. Hampir semua produk yang kita konsumsi dikenakan Pajak jenis ini, kecuali untuk barang barang sembako seperti Beras, gula, minyak sayur dan lainnya. Ini artinya setiap kita mengkonsumsi suatu produk baik itu berbentuk makanan, pakaian, dan produk lainnya, kita juga membayar kewajiban kepada negara sebesar 10 % dari harga produk.
  2. PPNBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah), Jenis pajak ini serupa dengan PPN, namun hanya diperlakukan pada barang barang tertentu yang dianggap mewah, seperti mobil, kapal pesiar, apartemen. Untuk tarif PPN BM ini beragam dari mulai 10 % hingga 75%
  3. PPh, Bicara masalah PPH, ada banyak macam jenis Pajak penghasilan dari mulai Pph Final, Pph 21 Karyawan hingga Pph Badan usaha,
    1. PPh Ps 4 (2) atau yang biasa disebut Pph Final, adalah Pajak Penghasilan yang dikenakan secara final, final disini berarti tidak dapat dikreditkan. Termasuk jenis pajak ini adalah :
      1. Pajak atas Bunga deposito, Obligasi dan sejenisnya
      2. Pajak atas hadiah undian
      3. Pajak atas transaksi saham
      4. Pajak atas transaksi penjualan properti
      5. dan yang baru adalah pajak penghasilan atas WP yang memiliki usaha dan beromzet kurang dari Rp. 4,8 Milyar pertahun
    2. PPh Ps 21, Merupakan Pajak yang dikenakan terhadap penerima penghasilan berupa Gaji, Honor, Pensiunan ataupun pembayaran jasa tenaga ahli dan pekerjaan bebas.
    3. PPh Ps 22, Membahas tentang penghasilan yang berasal dari penjualan pada instansi pemerintah, impor, dan industri tertentu (industri rokok, industri kertas, industri otomotif, industri semen, industri baja, Pertamina Bulog untuk tepung terigu dan gula pasir).
    4. PPh Ps. 23, Menurut situs Dirjen Pajak, Pajak Penghasilan pasal 23 adalah pajak yang dikenakan pada penghasilan atas modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong PPh Pasal 21. Umumnya penghasilan jenis ini terjadi saat adanya transaksi antara dua pihak. Pihak yang menerima penghasilan atau penjual atau pemberi jasa akan dikenakan PPh pasal 23. Pihak pemberi penghasilan atau pembeli atau penerima jasa akan memotong dan melaporkan PPh pasal 23 tersebut kepada kantor pajak.
    5. PPh Ps. 25, PPh Pasal 25 adalah angsuran pajak dalam tahun pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak untuk setiap bulan adalah sebesar Pajak Penghasilan yang terutang menurut Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun pajak yang lalu dikurangi dengan kredit pajak      dibagi 12 (dua belas) atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak.
  4. PBB, Merupakan Pajak yang dikenakan atas Bumi (tanah) dan Bangunan yang kita miliki, adapun pengenaannya setahun sekali dan besar tarifnya berjenjang sesuai nilai Bumi dan Bangunan.
  5. Bea Cukai, Bentuk Pajak juga dapat ditemui dalam bentuk Cukai, Penggunaan cukai umumnya digunakan untuk produk produk yang dibatasi peredarannya, antara lain Minuman Keras, Rokok dan juga produk produk Impor.
  6. Materai, Kita juga mengenal Pajak Materai, yang besaranya Rp. 3.000 dan Rp. 6.000, Pajak Materai ini adalah dilakukan terhadap setiap perjanjian transaksi usaha (bisnis) ataupun pernjanjian lainnya.
  7. Pajak Daerah, Pajak jenis ini diserahkan pungutan dan pemanfaatannya kepada Daerah Tk I dan Tk II. Beberapa contoh Pajak Daerah :
    1. Pajak Kendaraan Bermotor
    2. Pajak Reklame
    3. Pajak Tontonan
    4. Pajak Radio
    5. Pajak Hiburan
    6. Pajak Hotel
    7. Bea Balik nama

Nah itulah jenis jenis pajak yang berlaku di Indonesia, mudah-mudahan setelah membaca uraian ini dapat lebih mengenal jenis jenis Pajak.

Kusmargono

Certified Tax Consultant

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s