Apa itu Pajak Final dan Pajak Non Final

pph-final-pajak-ukm-onlinepajak_0Kita sering mendengar istilah : “Pajaknya sudah Final” atau istilah “Pajak Final” sayangnya tidak semua orang yang paham apa sih artinya Pajak Final ? Apakah jika pajak Final itu berarti sudah melalui tahap fase penyisihan kemudian semi final dan sekarang tinggal pertandingan Final? Hahaha… emangnya turnamen sepak bola…

Lantas apa sih artinya Pajak Final ?

Dari arti harafiahnya dalam bahasa Indonesia Final adalah “Terakhir” atau “Penyelesaian” atau “Selesai”. Jadi kalau disambungkan dengan Kata Pajak , artinya Pajak yang Terakhir atau mungkin lebih tepatnya Pajak yang sudah selesai. Selesai bagaimana? Nah akan timbul pertanyaan lagi, maksudnya Pajak yang sudah selesai, apakah sudah tidak ada pajak lagi yang harus dibayar?

Jawabannya : Ya, benar bahwa tidak ada lagi pajak yang harus dibayar.

“Wah enak dong saya tidak perlu bayar pajak lagi, kalau gitu saya mau bayar pajak Final saja”.

Kalau memang anda tidak memiliki transaksi lain ya tidak perlu lagi anda bayar pajak. Tapi jika anda masih memiliki transaksi ya harus bayar Pajak lagi dong.

“Loh katanya sudah terakhir dan sudah selesai Pajaknya?”

Maksud kata “Final” disini adalah Pajak Penghasilan atau Pph  yang melingkupi satu transaksi tersebut. Artinya jika anda bertransaksi sebesar Rp. 1 juta rupiah dan dikenakan pajak Pph Final, maka anda tidak akan lagi dikenakan pajak terhadap transaksi tersebut. Jadi jika anda mendapatkan uang misalnya dari bunga deposito Rp.1.000.000 maka akan dipotong pajak sebesar 5 %. Pajak atas bunga deposito tersebut sudah final atau sudah selesai tidak ada lagi sangkut pautnya dengan penghasilan lain atau biaya – biaya yang keluar .

“Lantas apa bedanya dengan Pajak Non Final?”

Nah, kalau Pajak Non Final, artinya masih belum selesai transaksinya, kita diberikan kesempatan sampai dengan akhir tahun buku, melakukan rekapitulasi seluruh penghasilan dan biaya biaya selama setahun dan akan diperhitungankan dengan dengan pajak Non Final yang sudah dibayar. Contohnya anda memperoleh penghasilan dari usaha jasa, maka pihak pembeli akan memotong pajak Pph 23 dan anda akan menerima faktu pajak pph 23. Faktur pajak pph 23 ini dapat anda perhitungkan sebagai pengurang untuk pajak tahunan anda.

“Wah enak Pajak Non Final dong, bisa kurangi pajak kita. Kalau gitu saya mau mintanya Pajak Non Final saja”

Baca lebih lanjut

Iklan

Memanfaatkan Jasa Konsultan Pajak

jasa-pajakSaat ini hampir semua individu disibukan dengan kegiatannya masing masing, terutama individu – individu yang tinggal di kota kota besar. Mereka rata – rata terfokus pada bidang usahanya atau bidang pekerjaan masing – masing. Bagi para pekerja tentunya akan berkutat dengan pekerjaanya sehari hari, demikian pula bagi para pengusaha pastinya akan disibukan perhatiannya dengan perkembangan bidang usahanya.

Hal ini menyebabkan para individu seringkali kurang “aware” terhadap hal hal yang semestinya harus menjadi perhatian. Seorang pengusaha kuliner misalnya akan sangat fokus memperhatikan Kualitas produk, dan berusaha agar konsumen dapat dipuaskan dengan produk makanannya.  Ia biasanya akan sangat piawai dalam mengolah produknya dan sangat mengetahui detil produknya. Namun seringkali Sang pengusaha kuliner tersebut kurang memperhatikan hal hal lain dalam perkembangan usahanya, aspek Pajak misalnya.

Seringkali masalah pajak ini agak diabaikan oleh para individu, baik itu para pekerja maupun usahawan. Ini biasanya diakibatkan karena kurangnya informasi dan juga karena bejibunnya aturan perpajakan yang semakin hari semakin memusingkan. Bagi para profesional yang fokus menggeluti bidang usahanya, tentunya ia kekurangan waktu untuk menelaah dan mempelajari aturan aturan perpajakan yang terupdate. Belum lagi membuat pelaporan pelaporan pajak setiap bulannya atau setiap tahunnya. Untuk mengatasi hal ini, bisa saja ia berkonsultasi atau berdiskusi dengan petugas pajak, namun adanya kendala jarak dan waktu sering menjadi penghalang. Belum lagi seringkali ada antrian yang panjang untuk melakukan konsultasi atau melaporkan laporan pajak kita.

Jalan keluarnya mungkin dapat  meng”hire” staf khusus untuk kepentingan perpajakan atau dikenal dengan Tax Specialist. Tentu saja untuk meng”hire” staf khusus Perpajakan tidaklah murah, bagi perusahaan besar tentunya tidak menjadi masalah, namun bagi pengusaha kecil tentu hal ini menjadi kendala.

Adanya Profesi “Konsultan Pajak” adalah untuk membantu para profesional tersebut, dalam hal permasalahan perpajakan. Konsultan pajak akan membantu para profesional ini, dengan berbekal Pengetahuannya dan Pengalamannya di Bidang Perpajakan.  Anda bisa memberikan kuasa kepada seorang konsultan pajak utk menangani kewajiban perpajakan anda dari mulai mempersiapkan, menghitung sampai melaporkan pajak yang telah anda bayarkan. Satu hal yg pasti adalah bahwa dalam suatu perusahaan, menggunakan jasa konsultan pajak sangatlah di rekomendasikan dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensinya. Jadi utk menghindarkan hal-hal yg tidak diinginkan, menggunakan jasa konsultan pajak utk segala urusan perpajakan sangatlah penting utk dilakukan.

Apa saja sebetulnya manfaat yang diberikan Konsultan Pajak : Baca lebih lanjut

Antara E-Billing, E-Filling dan E-Fin ?

Iklan e-filing 2016_0

e-Billing

Sudah Setahun ini, para Wajib Pajak tidak lagi menggunakan format pembayaran Pajak secara Manual. Sekarang tidak ada lagi SSP yang diisi dengan mesin ketik ataupun ditulis tangan. Sejak diberlakukan peraturan per 1 Juli 2016, semua WP harus mendapatkan akun e-Billing melalui Web (daring) Dirjen Pajak, guna melakukan proses pembayaran pajak.

Lantas apa itu e-Billing Pajak?

e-Billing pajak menurut Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah sistem pembayaran pajak elektronik dengan cara pembuatan kode billing atau ID billing terlebih dahulu.

Memang dengan cara ini, mau ga mau WP pembayar Pajak harus sudah melek internet dan tidak Gaptek. Karena proses pembuatan E Billing ini harus melalui internet, baik melalui Komputer PC ataupun Gadget lain seperti Smartphone dan Tablet.

Intinya e-Billing ini adalah suatu proses awal dalam hal kita melakukan pembayaran Pajak. Jadi e-Billing akan mengeluarkan kode billing, yang digunakan sebagai kode pembayaran di bank maupun tempat pembayaran pajak lainnya. Tanpa adanya kode billing kita tidak dapat melakukan pembayaran.

e – Filling 

Menurut DJP e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (http://www.pajak.go.id) atau Penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP). Baca lebih lanjut

Pajak Pertambahan Nilai (PK-PM)

ppn2

Mau tanya pak: “misalkan saya bisnis bbm, dan rencana mau ambil dengan pt.a lalu saya jual lagi ke pt.b. pertanyaannya, apakah ppn 10% itu saya tagih juga ke pt.b? Mengingat saya sudah bayar 10% untuk pt.a. jika saya tagih ke pt.b berarti harga bbm-nya jd naik lagi. Tolong pencerahannya. Thank”.

Terima kasih Pa Jimi atas pertanyaannya, saya akan coba jawab pertanyaan ini :

Jawabannya : Jika Bapak sudah PKP, Bapak harus kenakan PPN 10%, namun jika belum PKP, maka Bapak tidak dapat mengeluarkan Faktur Pajak PPN 10%.

Dalam PPN atau Pajak Pertambahan Nilai dikenal apa namanya Faktur Pajak Keluaran (PK)  dan Faktur Pajak Masukan (PM). Yang dimaksud Faktur PK adalah Faktur Pajak yang kita keluarkan dan diberikan Kepada Pembeli, sedangkan Faktur PM adalah Faktur Pajak yang diterima oleh Kita sebagai Pembeli.

Baca lebih lanjut

Masih soal Tax Amnesty

tax-amnesty-lembaga-pajak-620x400Masih seputar masalah Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak. Kali ini saya ingin membahas banyaknya pertanyaan mengenai Tax Amnesty.

Pertanyaan :“Kenapa sih saya harus ikut Tax Amnesty, saya kan sudah bayar pajak, baik itu pajak Penghasilan, PPN ataupun PBB. Dari sekian banyak jenis pajak yang saya bayar, sekarang saya harus bayar lagi pajak amnesty???

Jawaban : “Sebetulnya jika Bapak sudah merasa benar dan sesuai terhadap pembayaran Pajak yang Bapak lakukan. Bapak juga sudah melakukan Pelaporan SPT setiap tahunnya secara benar dan sesuai, maka Bapak tidak perlu lagi mengikuti Program Tax Amnesty. Program ini (TA) adalah memang diperuntukan bagi WP yang belum benar atau belum sesuai dalam hal pembayaran pajaknya dan juga belum melaporkan harta kekayaannya dalam SPT Pajak tahunan. Namun demikian Program ini memiliki benefit / keuntungan dimana bagi WP yang ikut serta dalam program ini maka pembayaran dan pelaporan pajaknya tahun 2015 ke belakang dianggap benar dan sesuai. Jadi tidak ada lagi surat himbauan ataupun surat tagihan pajak kepada WP yang ikut serta dalam program ini.”

Pertanyaan  : “Kenapa sih aset yang kita miliki harus ditebus, padahal kan saya beli aset dari harta saya sendiri, saya juga cari uang dari keringet saya sendiri. Saya juga sudah bayar BPHTB, Pajak pembelian, PBB  dll?” Baca lebih lanjut

Apakah saya harus ikut Tax Amnesty

amnestipajakSejak diluncurkannya program Tax Amnesty oleh pemerintah di bulan Juli 2016 ini, ternyata masih banyak WP yang merasa bingung. Rata-rata WP bingung apakah saya harus mengikuti TA atau tidak, dan jika harus ikut TA bagaiman caranya, jika tidak ikut TA apa konskwensinya dan banyak hal lainnya yang menjadi pertanyaan.

Dibawah ini ada 2 pertanyaan yang mungkin bisa mewakili para pembaca dalam kebingunan mengenai TA. Mengingat keterbatasan saya, mungkin tidak dapat menjawab secara memuaskan, namun saya akan coba menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut.

Selamat pagi….saya mau bertanya saya terdaftar punya kartu npwp di tahun 2012.dan status saya karyawan kategori ptkp alias nihil di SPTnya..tahun 2014 saya ada transaksi beli rumah lunas senilai +/-Rp 300jt tetapi kelupaan belum mencantumkan di formulir SPT.2014 dan 2015 .Dasar pembelian rumah tersebut (mengumpulkan uang dari tahun 2007 dari gaji yang diterima) Nah…yang saya mau tanyakan 1) Apakah saya perlu ikut Tax Amnesty atau tidak??
2)Apakah bisa pembetulan di SPT saja
3)jika tidak ikut Tax Amnesty apa efeknya ,apakah bakal dikejar petugas pajak jika rumah tersebut nanti mau dijual?
4)Jika ada pembetulan SPT memakai formulir tipe yang mana? Dan kapan paling lambat disetorkan.. terima kasih

Baca lebih lanjut

Apa Itu Tax Amnesty ?

-amnesti pajakSiang itu, telepon saya tiba tiba berdering….

A: “Haloo, apa kabar bro? gw Agus temen lama… ”

D: “Haloo juga, alhamdulillah baik Gus…, Lo gimana kabarnya?”

A: ” Baik baik… , langsung aja ya bro. Gini bro, lo kan konsultan pajak, gw mau tanya soal Tax Amnesty”

D : “Oooo boleh boleh bro, gw akan jawab sebisanya”

A : “Apa itu Amnesti Pajak?”

D : “Amnesti pajak adalah program pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan.”

A: “Saya bisa ikut Amnesti Pajak ?”

D : “Bisa banget bro…, asalkan lo ga dalam status Penyidikan Kasus Perpajakan di kejaksaan atau dalam proses peradilan atau terpidana kasus perpajakan”

A: “Caranya bagaimana bro ?”

Baca lebih lanjut